News

Sebelum Siap Pakai, Ini Dia 6 Proses Pengolahan Minyak Bumicsr kesehatan

csr kesehatan Sebelum Siap Pakai, Ini Dia 6 Proses Pengolahan Minyak Bumi

Sebelum Siap Pakai, Ini Dia 6 Proses Pengolahan Minyak Bumi

01 Jun 2021


Berbagai negara di belahan dunia membutuhkan minyak mentah yang merupakan bagian dari minyak bumi. Minyak bumi terdiri dari berbagai macam hidrokarbon yang sebagian besar kelompok alkana. Minyak bumi atau minyak mentah ini nantinya akan diproses untuk menghasilkan berbagai macam bahan bakar yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari, seperti minyak tanah, bensin, serta dapat digunakan sebagai reagen kimia dalam pembuatan obat-obatan. Namun, untuk pembentukan hasil minyak bumi membutuhkan waktu yang cukup lama. Berikut ini proses pengolahan minyak mentah menjadi bahan siap pakai.

  1. Proses Destilasi
    Destilasi merupakan proses untuk memisahkan fraksi-fraksi dari minyak bumi, dimana pemisahan fraksi tersebut berdasarkan pada perbedaan titik didih. Dalam proses ini, biasanya dilakukan dalam sebuah wadah tabung tinggi yang kedap udara. Tahap awalnya, minyak mentah akan dialirkan ke dalam tabung tersebut. Lalu selanjutnya, dipanaskan dalam tekanan 1 atmosfer dengan suhu 370 derajat celcius. Setelah hasil fraksi dipisahkan, fraksi yang memiliki titik didih terendah akan berada di bagian atas tabung, sedangkan fraksi dengan titik didih yang tinggi berada di bagian dasar tabung. Hasil dari proses destilasi ini adalah menghasilkan gas, bensin, minyak tanah, diesel, oli, lilin, dan aspal. Namun, semua hasil tersebut belum selesai diolah menjadi bahan siap pakai karena belum melewati tahap-tahapan selanjutnya.
     
  2. Proses Cracking
    Tahap kedua, yaitu cracking. Cracking merupakan proses pengolahan minyak untuk menguraikan molekul-molekul senyawa hidrokarbon menjadi molekul hidrokarbon yang lebih kecil. Proses cracking atau biasa disebut proses refinery. Proses cracking ini secara umum dilakukan dalam 3 cara, yaitu thermal cracking, catalytic cracking, dan hidrocracking.
     
  3. Proses Reforming
    Setelah itu, ada proses reforming atau proses untuk mengubah struktur pada molekul fraksi yang mutunya buruk agar menjadi lebih baik. Proses reforming ini dilakukan menggunakan katalis atau proses pemanasan. Karena tujuannya untuk mengubah struktur pada molekul fraksi, maka proses reforming ini bisa juga disebut proses isomerasi.
     
  4. Proses Polimerasi dan Alkilasi
    Selanjutnya, ada proses polimerasi dan alkilasi. Proses alkilasi adalah proses penambahan jumlah atom pada suatu fraksi, sehingga molekul fraksi tersebut menjadi panjang dan juga bercabang. Sedangkan, proses polimerasi adalah proses penggabungan antara molekul-molekul kecil menjadi molekul yang lebih besar dalam sebuah fraksi, sehingga membuat mutu dari produk akhir menjadi meningkat.
     
  5. Proses Treating
    Selanjutnya adalah proses treating. Ini adalah proses pemurnian fraksi minyak bumi dengan mengeliminasi bahan-bahan pengotor yang terlibat dalam proses pengolahan. Dalam proses treating ini bahan bahan yang dihilangkan, antara lain: bau tidak sedap dengan proses copper sweetening and doctor treating, parafin dihilangkan dengan proses solvent dewaxing, lumpur dan warna yang dihilangkan dengan proses acid treatment, aspal yang dihilangkan melalui proses deasphalting, dan terakhir, menghilangkan belerang dengan proses desulfurizing. Inti dari proses ini adalah untuk mengeliminasi bahan-bahan dengan mutu yang kurang baik dalam pengolahan minyak dan nantinya hasil akhir mutunya akan bertambah.
     
  6. Proses Blending
    Tahap terakhir, yaitu proses blending. Ini adalah proses yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk siap pakai dengan cara menambahkan bahan-bahan aditif ke dalam fraksi minyak bumi. Salah satu bahan aktifnya adalah TEL (tetra ethyl lead). TEL adalah bahan aditif yang berfungsi untuk menaikkan bilangan oktan bensin. Setelah melalui proses ini, maka minyak bumi mutunya akan menjadi lebih baik dan juga menjadi bahan siap pakai.


Itulah proses pengolahan minyak bumi dari mentah sampai menjadi siap digunakan. Bagi Anda yang sedang mencari perusahaan yang bergerak dalam industri minyak dan gas yang terpercaya, maka Anda dapat mempercayakannya pada PTTEP.

PTTEP Indonesia
PTTEP adalah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak bumi nasional asal Thailand yang mendedikasikan dirinya untuk menyediakan pasokan minyak bumi yang berkelanjutan serta untuk mendatangkan devisa bagi negara. Sebagai perusahaan terpercaya, PTTEP menjalankan bisnisnya sebagai anggota perusahaan yang bertanggung jawab dari masyarakat untuk mematuhi hukum Thailand dan negara tempat kami beroperasi. Kami sangat mendukung hak asasi manusia yang mendasar sejalan dengan peran bisnis yang sah dan memberikan perhatian yang tepat terhadap kesehatan, keselamatan, keamanan dan lingkungan yang konsisten dengan komitmen kami untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan masyarakat tempat kami beroperasi.

Kami juga berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup dan mempromosikan perawatan kesehatan di masyarakat melalui 4 jenis proyek tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) yang berkaitan dengan kebutuhan dasar, pendidikan, lingkungan, dan budaya. PTTEP mematuhi kode perilaku bisnis kami yang mencakup transparansi moneter dan tercermin dalam partisipasi kami dalam pengungkapan informasi keuangan aktual kepada multi-pemangku kepentingan sebagaimana dipandu oleh undang-undang yang berlaku. Kami juga secara ketat mematuhi kewajiban kontrak proyek di negara tuan rumah tempat kami beroperasi.

PTTEP juga berkomitmen untuk menjalankan bisnisnya dengan benar dan transparan sambil memperlakukan semua pemangku kepentingan secara adil dan setara di bawah tata kelola perusahaan yang baik dan kode perilaku bisnis dan sesuai dengan Prinsip Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa tanpa mempekerjakan tenaga kerja ilegal. Pendidikan karyawan tentang tata kelola perusahaan yang baik dan kode etik dipromosikan secara teratur.

Sejak 16 Juni 2011, PTTEP telah menjadi peserta UN Global Compact, untuk memperkuat komitmen kami pada sepuluh prinsip yang terkait dengan 4 bidang inti: hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi, yang sejalan dengan Tata Kelola Perusahaan dan Kode Perilaku Bisnis kita yang baik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perusahaan PTTEP, bisa Anda peroleh melalui website official PTTEP di https://www.pttep-indonesia.co.id/.

 

Share :
Other News
Site Map